Kamis, 13 Oktober 2011

Ar ruum 1 - 8

Q. S. Ar ruum menerangkan salah satu mukjizat Al Qur'an mengenai pemberitaan peristiwa yang akan datang.


[30:1] Alif Laam Miim
[30:1] Alif Lam Mim.

[30:2] Telah dikalahkan bangsa Romawi,
[30:2] The Romans are vanquished,

[30:3] di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang
[30:3] In a near land, and they, after being vanquished, shall overcome,

[30:4] dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,
[30:4] Within a few years. Allah's is the command before and after; and on that day the believers shall rejoice,

[30:5] Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendakiNya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang.
[30:5] With the help of Allah; He helps whom He pleases; and He is the Mighty, the Merciful;

[30:6] (Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
[30:6] (This is) Allah's promise! Allah will not fail His promise, but most people do not know.

[30:7] Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia; sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai.
[30:7] They know the outward of this world's life, but of the hereafter they are absolutely heedless.

[30:8] Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya.
[30:8] Do they not reflect within themselves: Allah did not create the heavens and the earth and what is between them two but with truth, and (for) an appointed term? And most surely most of the people are deniers of the meeting of their Lord.

Soko

Little curious about Soko...



owh

Selasa, 11 Oktober 2011

Tahu Penyet

Tadi malam, saya makan malam bersama Cilo, Dewi dan tahu penyet. Karena ini (mungkin) tahun terakhir saya di Solo, saya iseng mengabadikan makanan2 yang sering saya konsumsi sehari2 di jaman2 kuliah mpe post coass sekarang ini. I will miss Solo! Saya suka semua yang ada di Solo. Jokowi is an astonishing developer!
Nasi + tahu penyet + es coklat = Rp. 5000,- = kenyang, ringan di kantong, rasa gak mengecewakan.

Lotis Buah

Siang hari yang menyengat...fuuuuuuuh. Tiba-tiba saya mendapat wangsit untuk sebaiknya mampir sebentar ke pinggir jalan untuk membeli jus. Eh pas di jalan, tiba2 ada wangsit lain yang mengatakan bahwa sepertinya lotis akan lebih segerrr. Akhirnya saya banting stang sepeda ke arah grobak penjual lotis, "Mas, lotis! gak pake ketimun, dibanyakin asem2nya yah!" Si mas2 lotisnya nyahut,"ok mbak! pake kringet sy gak mb? jg asem loh." Saya,"hoekkkkkk".
Bincang-bincang tentang sambal lotisnya, saya jadi teringat plecing kangkung. Sambal plecing kangkung gak jauh beda dengan sambal lotis, hanya diberi tambahan terasi saja. Dan enaknya plecing itu disantap tanpa nasi dan dengan krupuk jaring2. Kriuk2. Ah mantabbb. Jd ngiler. Fyi, plecing kangkung kurang cocok jika dijadikan menu untuk makan malam. Saya adalah orang lereng pegunungan, jadi santapan plecing gak asing lagi buat saya. Sisi positif dari orang gunung adalah jarang mengonsumsi makanan semacam fastfood. Menu seperti nasi jagung selalu berhasil membuat saya rindu kampung halaman.
Taraaa! Lotis saya sudah jadi. Sepulang ke kontrakan, saya langsung mindahin lotis ke piring dan kemudian menyantapnya sambil menonton TV. Ha ha ha *taring keluar*



 Ngemeng2 tentang TV di kontrakan saya, emang TV-nya kebangetan anehnya. Anak2 kontrakan numpuk 2 kaleng roti buat ganjal antena biar acaranya gak cuma pertandingan tinju antar semut gitu. Memang kesannya gak pantes gitu kalo ada tamu dateng, tapi demi kemaslahatan bersama, yaudah aja. Yg penting bisa pada nonton tipi. (-_-')


 Mungkin masih ada barang2 'gak sepantasnya' yang lain nangkring di kontrakan saya. Contoh kecil saja, buku. Saya heran tiap pagi kadang ada buku nangkring di rak alat mandi. Dan tiap pagi itu ada 1 oknum yang pasti 'nglairin' di kmr mandi. Pic terlampir yah. Kayaknya pemilik buku di bawah ini gak nyadar kalo udah ninggalin 1 bukunya di toilet. Fyi, si empunya buku udah pindah kontrakan. Hosh!

Senin, 10 Oktober 2011

My Failed Project


Last night I created a pic for my header. But at last.... I thought it would be a weird header (like the creator aka me, freak girl! :)). And I forgot to back up my last layout, so I must changed my blog appearance with the recent layout.
I wish I would be accustomed to see this new appearance.

Review PPI 2011

Masih hangat menjadi bahan pembicaraan mengenai pemilihan putri indonesia 2011 minggu lalu. Tak sedikit yang berkomentar bahwa hasil pemilihan kemarin cenderung ke masalah fisik. Di sini saya berada bebas dan tidak berdiri di kubu manapun. Mata saya melihat 3 besar putri Indonesia cantik semua. Ketiganya memiliki tipe cantik yang berbeda. Masih teringat tentang pertanyaan terakhir yang diajukan kepada mereka, kurang lebihnya seperti ini,"apa yang menjadi rahasia anda dapat berhasil sampai ke langkah ini?" Satu pertanyaan yang sama untuk ketiga putri dan 3 jawaban berbeda dari ketiganya. Ada kemiripan inti dari jawaban Putri Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Keduanya menjawab bahwa rahasia mereka adalah berkat Tuhan dan keluarga. Putri Jawa Timur yang diberi kesempatan pertama kali menjawabnya dengan cukup lancar. Sedangkan Putri Sulawesi Selatan menjawab pertanyaan tersebut dengan cara yang lebih singkat padat dan jelas, serta penuh dengan kepercayadirian. Nampak pada kalimat yang diucapkannya, kurang lebih seperti ini,"Saya siap mengemban tugas apapun yang akan diberikan pada putri Indonesia 2011." Dalam hati saya kagum," Gilaaa, pede banget ni orang. Iya kalo dia yg jadi Putri, kalo gak jadi kan malu. Tapi salut deh sama kepedeannya!" Jawaban tegas dari putri Sulawesi Selatan diiringi sorak teriak dan tepuk tangan dari para penonton. Memang sih, sebelumnya ia sudah menyabet 3 srempang. Sedangkan kedua kompetitornya tak menyandang srempang apapun. Mungkin jika saat itu ada sedikit kerendahan hati, wallahua'lam...
Jawaban yang teramat berbeda dimunculkan oleh Putri Jawa Tengah. Meskipun banyak blocking dalam 1 menit menjawab, namun ia memunculkan arah yang berbeda dari keduanya. Ia berbicara bahwa kegagalan demi kegagalanlah yang mengantarkan ia sampai pada kesuksesan yang diraihnya saat ini. Beda kan? Tak ada jawaban yang salah dari ketiganya untuk pertanyaan tersebut.
Mengamati pemilihan miss universe 2011, saya melihat ada sesuatu yang sama dengan pemilihan putri indonesia ini. Bisa dilihat sendiri, miss universe 2011 memiliki kekurangan  baik dalam kefasihan berkomunikasi maupun english pronounciationnya. Jika dibahas masalah fisik, yang sebelumnya para penonton dimanja dengan silaunya mutiara, namun kini diteduhkan dengan keeksotisan senja. Mungkinkah 'kerendahan hati' akan menjadi trend factor dalam ajang kecantikan selanjutnya? yah, kita lihat saja.

Jumat, 07 Oktober 2011

Laporan Perjalanan Ke Semarang

Berangkat hari Kamis dari Solo...disambut dengan sore cerah yang mulai tenggelam...
 Menikmati pemandangan yg ada dr dalam bus...

 Dari dalam bus liat warung kecil dengan bentuk semiovale (pic kurang representatif memang)

 Semalam menginap di kota asal, dan hari berikutnya lanjut ke Semarang, lewat jalan tol...diantar bapak tercinta.
 Jadi orang tua tu butuh perjuangan keras ya, apalagi kalo yg dibesarin anaknya yang tipe bandel-bandel cuek kayaaaaaaaak saya. Ya maap. Tiap hari selama berpuluh tahun bapak dan ibuku harus menyebrangi kota orang yang jaraknya ditempuh 1 1/2 sampai 2 jam-an. Aku aja yg gak tiap hari merasakan motoran sendiri dr Solo ke Semarang, hmm, lumayan capek, tp tergantung suasananya juga sih. Meskipun bapak mobilan, gak kepanasan dan gak kena angin, tapi ya sama aja cape kl tiap hari kudu nglaju ke kota tetangga. Puluhan tahun. Kl liat ubannya yg makin banyak, jujur, saya gak tega. Biar bapak yg gantian leha-leha di rumah. Biar cuma tgl mikir ibadah. Semoga, secepatnya! amin!
 Sampai tujuan, langsung naik ke lantai 3. Lihat deretan kursi hijau tosca di bawah!
Tapi tempat duduk saya bukan yg kursi hijau loh, tapi yg kursi merah paling pojok! Hahahah. Dapet kursi2 ala mantenan desa. Noh kan liet di bawah, gw duduk di red area noh. :D


 Cari perbedaan 2 bintang di bawah...
 Tuh yg kerudung item di depan, calon pengawas ujian saya besok pagi!
 Ujian saya besok pake metode CBT, makanya gak diadaain di kampus saya, coz jelas kurang fasilitasnya. hee, maklumlah SPP cuma 543ribu. Ini komputer yang menyimpan soal2 yg harus saya taklukkan esok hari.
 Dan.....saya mendapatkan nomor 59! duduk di tengah, pas ada sekat meja di bawahnya. hmm, semoga saya bisa meluruskan kaki dengan enak besok :D
 Dari luar, perpustakaannya...
 Makan siang di 'Super Penyet'. Sambelnya cenderung ke manis dengan tambahan jeruk pecelnya. Rasa itu subyektif. DAn kebetulan saya suka manis, jadi menurut saya, enaklah ni santapannya. Saya gak berani pesen menu yg macem2, belajar dr pengalaman, takut diare di saat2 yg tdk diharapkan, hee :D
Sekilas mengenai super penyet :

  • tempat parkirnya luas, tempat makannya pun luas
  • harganya relatif terjangkau : banyak rombongan bocah2 SMA dateng ke tempat ini
  • alamat  di jalan Gajahmada No 7 Kota Semarang telepon 024 3552613

 tadinya saya mikir, kok mahal amat minumnya. Es teh manis aja Rp 3ribu. Bareng liet barangnya, oh wow! gelasnya super gedhe! Bagus juga sih kalo dipikir2. Menu penyet kan biasanya pedes, dan gak cukup cuma dengan 1 gelas.  Jadi ini bisa lebih efisien jg, untuk menghindari 2x pesen minum dan pastinya butuh waktu buat nunggu lg. Aku aja pas gak makan pedes minumnya banyak, apalagi kl pas makan pedes. Poin plus deh buat hal yg 1 ini! :D
 Usai makan, eh ditawarin tahu sm temenku. Yaudah deh, langsung tancep!
 KUrang kerjaan usai makan. Biasa, miskin bahan pembicaraan sm kawan.
 Malemnya, kawan2 saya jalan2 lg entah kemana. Katanya sih liat Semarang dr bukit ato apa gitu. Saya gak ikut. Dari awal memang saya kurang tertarik untuk total menikmati yg ada di sini. Udah biasa ke Semarang. Satu hal yg masih menarik dr Semarang, kulinerannya! :D Bapakku yg udah berpuluh tahun menjamah kota ini, tau lah tempat2 kulineran yg enak dan beberapa pernah masuk liputan TV. Tp krn ini bareng temen, dan pastinya gak gratis, yah pilih tidur di kamar aja deh. Pas kawan2 nyampe, saya kebangun, udah jam 11 malem ternyata, dan kenyataan pahit! yaitu....saya gak belajar meskipun gak ikut jalan2.
Nih pic makan malam saya. Sm kawan dibeliin ayam lagi! :D




Eh udah dulu ya laporan perjalanannya. Aku mau nenangin kawan yg udah ngelindur sedari tadi. Ngeri jg kalo lama2 dengerin orang nglindur. bye!^^/